tipe V
Mach
| Tersedianya: | |
|---|---|
Deskripsi Produk
Dry Cooler, juga dikenal sebagai Air Cooled Fluid Cooler atau Dry Fluid Cooler, adalah perangkat penukar panas yang menggunakan udara sekitar untuk mendinginkan cairan yang bersirkulasi. Ia menggunakan kipas untuk mendorong udara melalui koil penukar panas bersirip, mentransfer panas dari sistem ke udara dan mencapai efek pendinginan. Tidak seperti menara pendingin tradisional, Pendingin Kering tidak bergantung pada penguapan air untuk pembuangan panas selama pengoperasian normal, sehingga hampir tidak mengonsumsi air pendingin.
Dry Cooler banyak digunakan pada pusat data, peralatan produksi industri, sistem HVAC, peralatan energi, pendingin kompresor, sistem pendingin, dan aplikasi industri yang memerlukan konservasi air.
Dry Cooler mengadopsi prinsip Pertukaran Panas Udara ke Cairan:
Cairan bersirkulasi suhu tinggi (air, larutan etilen glikol, cairan pendingin proses, dll.) memasuki koil pertukaran panas internal Pendingin Kering;
Kipas menyedot udara luar dan melewatkannya melalui penukar panas tabung bersirip;
Panas dipindahkan dari cairan ke pipa tembaga/baja, dan kemudian disebarkan ke udara melalui sirip;
Cairan yang didinginkan dikembalikan ke peralatan untuk didaur ulang.
Sederhananya, mekanisme kerja Dry Cooler mirip dengan radiator mobil, yaitu membuang panas melalui udara.


Ini membantu dalam sirkulasi air pendingin untuk memasok sumber dingin untuk pembuangan panas server, memastikan pengoperasian pusat data yang stabil.
Ini mendinginkan media perendaman (seperti minyak mineral) yang dipanaskan oleh peralatan elektronik untuk menjaga suhu pengoperasian perangkat.
Ini menghilangkan panas yang dihasilkan selama pengoperasian peralatan listrik seperti transformator dan konverter frekuensi, memastikan pengoperasian sistem tenaga yang andal.
Ini mendinginkan zat pendingin sekunder (misalnya larutan etilen glikol) dalam sistem pendingin udara untuk menyediakan kapasitas pendinginan untuk pengaturan suhu dalam ruangan.
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |