Dilihat: 0 Penulis: Lisa Waktu Publikasi: 24-11-2025 Asal: Lokasi
Berikut penjelasan yang jelas dan sederhana tentang cara kerja chiller dengan menara pendingin dalam sistem HVAC:
Sebuah chiller dan menara pendingin bekerja sama untuk menghilangkan panas dari sebuah bangunan.
Bayangkan chiller sebagai mesin yang menyerap panas dari gedung, dan menara pendingin sebagai mesin yang membuang panas tersebut ke atmosfer.
1. Evaporator pada chiller menerima air hangat dari gedung (disebut air balik ).
2. Refrigeran di dalam evaporator menyerap panas dari air ini → mendinginkannya.
3. Air yang sekarang sudah didinginkan (biasanya 44–46°F / 7–8°C) dipompa kembali ke AHU/FCU gedung untuk memberikan pendinginan.
Hasil:
Air dingin mendinginkan bangunan, namun chiller harus membuang panas yang terserap ke suatu tempat.
1. Setelah menyerap panas di evaporator, zat pendingin berpindah ke kompresor , meningkatkan suhu dan tekanannya.
2. Di dalam kondensor , zat pendingin panas ini memberikan panasnya ke air kondensor (biasanya 85–95°F / 29–35°C).
3. Pompa air kondensor mengirimkan air panas ini ke menara pendingin.
1. Air kondensor panas masuk ke menara di bagian atas.
2. Air menetes ke bawah media pengisi.
3. Sebuah kipas angin mengalirkan udara ke atas melintasi air yang jatuh.
4. Sebagian air menguap → **penguapan menghilangkan panas**.
5. Air dingin (biasanya 75–85°F / 24–29°C) mengalir kembali ke kondensor chiller.
Hasil:
Panas yang awalnya berada di dalam gedung kini telah dibuang ke udara luar.
Lingkaran air dingin menghilangkan panas dari dalam gedung.
Refrigeran Chiller membuang panas tersebut ke air kondensor.
Menara pendingin membuang panas ke atmosfer melalui penguapan.